Saya suka pohon cemara. Saya suka melihat kecantikan pohon Natal. Saya jadi ingat kejadian waktu saya kecil. Setiap Natal, di sekolah saya ada pohon terang yang indah. Di rumah sahabat-sahabat saya, ada pohon Natal yang indah. Saya sering memerhatikan hiasan-hiasannya yang cantik, kemilau, termasuk salju dari kapas. Saya membayangkan, betapa mengasyikkan menghias pohon itu.
Dan.. saya suka buku ini, Rosemary's Christmas Tree. Begitu saya lihat di Gramedia, langsung saya beli. Ini hasil karya teman saya yang teramat baik, Arleen. Menceritakan tentang gadis yang tidak memiliki apa-apa, tapi memimpikan sebuah pohon terang yang indah untuk Hari Natal. Rosemary menabung dan berhasil membeli sebuah pohon Natal. Ia masih ingin membeli hiasan Natal. Namun kejadian demi kejadian tidak memungkinkan dia membelinya. Pada akhirnya kasih dari sesama makhluk, jauh lebih indah dari sekadar hiasan Natal.
Kisah yang indah. Cerita ini bertambah indah berkat goresan pinsil warna Eorg, sang ilustrator. Saya sungguh-sungguh jatuh cinta dengan ilustrasi Eorg ini. Dan.. diam-diam saya berharap, suatu saat Eorg akan mengilustrasi buku saya, secantik buku ini.
Natal sudah dekat. Buat teman-teman, Selamat merayakan Natal. Semoga damai di Bumi.
it's funny... i just got a rosemary christmas tree for my christmas... it's really rosemary tree, a cone one... and decorated with christmas lights... so i was struck by the title of this posting... anyway.. thanks for sharing the story about this book.... i'll look forward to reading it...
happy holidays... and merry christmas (if you celebrate it).